Perbandingan Antara Suzuki Ertiga Vs Grand Livina Vs All New Avanza Vs All New Xenia
Memiliki kendaraan pribadi merupakan dambaan setiap keluarga
Indonesia. Tak hanya akan digunakan pada saat liburan, namun untuk
mendukung kegiatan sehari-hari seperti berangkat ke kantor ataupun
mengantar anak kesekolah sangatlah diperlukan mengingat sarana angkutan
umum belum memenuhi standar bagi mereka yang memiliki ekonomi yang cukup
mapan.
Belakangan ini, untuk memilih kendaraan yang ideal bagi keluarga
tentu saja sedikit membingungkan konsumen mengingat pada kelas Low-end
MPV 7 penumpang telah hadir jawara-jawara yang notabene hasil kreasi
para desainer otomotif dan engineering dari negara matahari terbit
dengan berbagai keunggulan yang ditawarkan. Nah, agar tidak
membingungkan konsumen, disini kami membuat sebuah komparansi atau
perbandingan yang fair antara
Grand Livina Vs Suzuki Ertiga Vs All New Avanza Vs All New Xenia. Komparansi ini kami buat dari perspektif beberapa pengamat
ekonomi otomotif, namun juga berdasarkan test drive yang dilakukan pada setiap produk Low-end MPV tersebut.
Dalam membeli sebuah kendaraan MPV yang telah hadir pada bursa
otomotif Indonesia, tentu saja ada 6 (enam) hal yang akan menjadi
pertimbangan konsumen, diantaranya adalah :
Fitur
Berbicara mengenai fitur, tentu saja ada beberapa kesamaan pada All
New Xenia 1.3 R (M/T), Grand Livina SV 1.5 M/T, Ertiga 1.4 (M/T) dan
juga All New Avanza 1.5 G (M/T). Mengingat produk yang ditawarkan harus
sesuai dengan perkembangan pada teknologi otomotif masa kini, maka
setiap produsen dari kendaraan Low-end MPV telah mengaplikasikan fitur
tilt steering, EPS (Electronic Power Steering), wiper belakang, mode
intermittent pada wiper depan dan reflektor belakang yang juga merupakan
fitur keselamatan pada saat mengemudi dimalam hari. Untuk EPS tentu
saja akan meringankan kinerja mesin yang nantinya penggunaan bahan bakar
akan lebih efisien.
Karena MPV adalah kendaraan keluarga, maka fitur wajib lainnya yang
juga telah dimiliki oleh keempat produk MPV yang kami sebutkan diatas
adalah Audio System, dimana telah terpasang head unit yang sudah
terintegrasi dengan slot USB, konektor aux-in dan juga Bluetooth
connection.
Kenyamanan
Pemenang pada komparansi kenyamanan berkendara tentu saja dimiliki
oleh Grand Livina dan Suzuki Ertiga, namun persaingan antara keduanya
tak terelakan mengingat baik GL ataupun SE memiliki beberapa
keunggulannya masing-masing yang hanya bisa ditentukan oleh selera
berkendara konsumen.
Ertiga telah memiliki fitur Driver Height Seat Adjuster, dimana
pengemudi dapat mengkonfigurasi bangku pengemudi membuat posisi
mengemudi menjadi lebih ekonomis dengan jangkauan dan jarak pandang yang
lebih baik dan menyenangkan.
Sedangkan untuk kenyamanan penumpang dalam menempuh perjalanan jauh
baik GL, SE, Avanza dan Xenia telah dilengkapi fitur arm rest. Poin
penting yang diperhitungkan adalah SE memiliki pintu samping yang lebih
panjang sehingga penumpang akan lebih leluasa untuk keluar ataupun masuk
kedalam kabin.
Ukuran kabin yang dimiliki oleh keempat MPV tentu saja berbeda satu
dengan yang lainnya. Untuk menambah ruang kabin, pada Avanza dan Xenia
konsumen dengan mudah melakukannya dengan melipat bangku yang berada
pada baris kedua, sedangankan pada SE dan GL dapat dilakukan dengan cara
mendorong seat yang ada pada baris kedua jika hendak masuk ke bagian
belakang kabinnya.
Berbicara mengenai suspensi, GL lebih unggul dari SE, namun
bantingannya lebih keras akan tetapi lebih stabil saat melakukan manuver
yang ekstrim dan juga suspensi GL sedikit lebih meredam kejutan atau
getaran yang terjadi saat melewati permukaan jalan yang tidak rata.
Desain
Melihat desain eksterior dan interior, tentu saja All New Avanza, All
New Xenia dan Ertiga telah mendapat sentuhan yang lebih fresh
dibandingkan dengan Grand Livina yang tak mengalami banyak perubahan
dengan para pendahulunya. Ertiga sendiri mengusung desain minimalis yang
ditandai dengan adanya garis kontur bodi sehingga terlihat lebih mewah
dan elegan dari MPV lainnya.
Hanya saja pada bagian belakang, Ertiga memiliki desain stop lamp
yang kurang pas dan terlalu kecil jika dipandang dari belakang. Untuk
menyeimbanginya, desain ground clearance dibuat lebih rendah menyerupai
sedan dan hal ini sangat berbeda dengan MPV lainnya. Sejatinya antara
Ertiga dan GL memiliki kemiripan dalam hal desain, namun pihak Nissan
tak pernah memberikan sentuhan lainnya layaknya desain All New Avanza
dan All New Xenia.
Konsumsi Bahan Bakar
Nah, ini merupakan kunci utama keberhasilan produk MPV yang
dipasarkan dipasarkan di Indonesia, mengingat saat ini konsumen sangat
selektif dalam mempertimbangkan membeli sebuah mobil. Nama besar All New
Avanza dan All New Xenia tentu saja tak bisa mengalahkan Grand Livina
dan Ertiga dalam hal efisiensi bahan bakar.
Dalam beberapa uji coba dalam kota yang pernah dipublikasikan oleh
sebuah majalah otomotif dengan menggunakan bensin Shell Super, Avanza
9,6km:1ltr , Xenia 12,1km:1ltr, Grand Livina 12,86km:1ltr sedangkan
Ertiga dengan 1 liter dapat mencapai 13km jarak yang yang ditempuh.
Kesimpulan yang diambil, untuk dalam kota jelas Ertiga memenangi
pertarungan ini.
Sedangkan untuk luar kota, Grand Livina 18,2 km:1ltr, Ertiga 16,3
km:1ltr, Xenia 14 km:1ltr dan 11,5 km:ltr. Dari hasil ini mobil Livina
jelas pemenangnya untuk jarak tempuh luar kota.
Tak hanya itu, test juga dilakukan saat kecepatan kontsan 100 km/jam
dimana 1 liter bensin, GL akan menempuh 20km, Ertiga 18,6 km, Xenia 16km
dan Avanza hanya mentok 14 km.
Performa mesin
Berbicara mengenai performa disini bukan untuk mengadu kecepatan saat
dijalanan menginat ke empat kendaraan ini bukanlah mobil sport. Karena
MPV adalah kendaraan keluarga maka performa yang dimaksudkan disini
adalah mengenai daya angkut penumpang dan barang dengan berbagai kondisi
jalan baik tanjakan ataupun turunan. Ertiga yang memiliki transmisi
manual, tentu saja memiliki engine brake yang lebih baik dibandingkan
dengan kompetitornya saat dijalanan yang banyak belokan dan turunan.
Namun dari kapasitas mesin, tentu saja pemenangnya adalah All New
Avanza, karena walaupun terjadi penurunan tenaga karena menggunakan
penggerak roda belakang, namun Avanza dapat bersaing ketat dengan Grand
Livina untuk mencapai kecepetan 100 km/jam dan selisih antara keduanya
hanya 0,1 detik saja. GL juga memiliki rasio gigi yang cukup rapat dalam
perjalanan menengah. Saat mencapai 402 meter, GL menang 0,1 detik saja.
Sedangkan Ertiga dan Xenia membutuhkan waktu 1 detik untuk mencapai 402
meter, meskipun Ertiga sendiri telah menggunakan penggerak roda depan.
Akomodasi
Salah satu pertimbangan penting adalah akomodasi dan karena MPV
adalah kendaraan MPV 7 penumpang maka bagi sebagian orang khususnya
mereka yang memiliki anggota keluar sebanyak itu tentu saja kendaraannya
akan lebih sering digunakan sebagai pengangkut barang belanjaan ataupun
membawa perlengkapan berlibur.
Kendaraan Low-end MPV yang ditawarkan oleh beberapa produsen otomotif
Jepang ini tentu saja memiliki ruang bagasi yang berbeda. Avanza dan
Xenia memiliki ruang paling lega jika kursi telah ditegakkan sedangkan
Livina akan lebih luar karena bangku dapat dilipat ke lantainya. Namun
jika kita berbicara mengenai kuantitas dan utilitas tempat penyimpanan
atau juga holder (cup/holder), Avanza dan Xenia lebih unggul, diikuti
oleh Ertiga dan New Grand Livina.
Harga
Faktor penentu lainnya adalah harga mobil itu sendiri. Low-end MPV
termurah saat ini masih dipegang Ertiga yaitu tipe GA yang pada price
listnya seharga Rp. 143juta (OTR JADETABEK). Namun jika Bapak/Ibn
menginginkan kendaraan dengan fitur yang lebih lengkap Ertiga 1.4 M/T
seharga Rp 165 juta (OTR-Jakarta) merupakan pilihan yang terbaik di
antara rival-rival sekelasnya. All New Avanza 1.5 G M/T harga terbaru
adalah Rp 167,4 juta (OTR-Jakarta), New Grand Livina 1.5 SV M/T Rp 172
juta.
Hasil Akhir
Dari semua komparansi yang dilakukan,
Suzuki Ertiga
memiliki rating terbaik dari semua MPV yang berada dikelasnya. Memang
keunggulan yang dimiliki tak berbeda jauh dari rivalnya, namun dengan
desain yang diterapkan serta fitur yang disuguhkan oleh kendaraan dibuat
oleh Maruti Suzuki seperti tombol audio di setir, dengan head unit yang
dilengkapi soket auxiliary, tentu saja telah menjadikan Ertiga sebagai
kendaraan yang sangat ideal bagi keluarga Indonesia.
Aspek lainnya yang menjadi pertimbangan adalah efisiensi bahan bakar
karena seperti yang sudah kita ketahui bersama bahwa di Indonesia harga
per liter bahan bakar cukup mahal belum lagi biaya tol dan juga parkir
yang semakin hari semakin besar saja.
Dengan perbandingan yang dibuat antara Grand Livina Vs Suzuki Ertiga
Vs All New Avanza Vs All New Xenia, kami memberikan gambaran kepada
konsumen agar dapat memilih kendaraan yang tepat guna mendukung
aktivitasnya masing-masing. Berpikirlah lebih bijaksana dan jangan
pernah hanya melihat brandnya saja, karena memasuki era baru dalam
teknologi, tentu saja setiap produk otomotif Jepang memiliki perbedaan
yang sangat tipis.